Ada rasa bangga yang muncul di dalam hati saya ketika disebutkan tokoh-tokoh nasional yang berasal dari Sumatera Barat (red Minangkabau). Sebagai pemuda Minang ingin rasanya seperti Bung Hatta yang merupakan tokoh proklamator Indonesia. Orang yang jujur dan tekun. Ingin juga rasanya mengenyam kuliah di luar negeri sana dan kembali untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Atau seperti Buya HAMKA, ulama sekaligus sastrawan yang memikat. Beliau berkontribusi besar untuk negeri ini. Namanya harum seharum karyanya. Ataupun seperti Sutan Syahrir, M.Natsir, H. Agus Salim, Tan Malaka, M. Yamin, dan masih banyak yang lainnya. Setelah saya cermati kisah hidup mereka satu persatu. Sayapun sampai pada suatu kesimpulan bahwa kalau ingin jadi orang besar merantaulah karena di rantau kita akan ditempa sedemikian rupa sehingga menjadi pribadi yang mumpuni. Berikut saya kutip kat...
S epak terjang kaum zionis Israel dari hari ke hari semakin membuat kuping ini panas. Bagaimana tidak serangan yang dilancarkan terhadap rakyat Palestina kian hari kian menjadi-jadi. Rakyat Palestina yang hanya memiliki senjata se adanya ditembaki dengan berbagai senjata canggih. Entah apa yang ada di benak bangsa israel, entah apa yang menjadikan mereka mesin pembunuh yang begitu kejam. Apakah mereka manusia? Seluruh alam mengutuk tindakan bangsa israel yang beringas itu. Ya, saya yakin tidak hanya manusia yang memiliki hati yang mengutuk tindakan mereka itu tapi juga semesta alam. Serangan kaum yahudi israel lancarkan kepada kaum muslimin Palestina banyak menewaskan ratusan orang yang pada umumnya kaum ibu dan anak-anak. Astaghfirullah, Islam tidak pernah mengajarkan sedikitpun untuk menyakiti perempuan, anak-anak, orang t...
Pak dosen, yang baik hati Jangan lah terlalu banyak memberikan kami tugas pak Pening pula kepala kami pak Sementara tugas yang kemarin belum lagi selesai pak Datang pula yang baru pak Pak dosen, bagaimana kalau kuliah kita sekali-kali di warung kopi pak Sambil menikmati secangkir kopi susu, teh telur, kopi tubruk, kopi aceh dan sepiring gorengan pak Tak apa kami yang iuran untuk mentraktir pak dosen pak Pak dosen, bagaimana kalau kuliah kita padatkan saja hari ini pak Besok-besok tidak perlu ada kelas lagi pak Pak dosen, yang hebat teori-teori bapak sangat luar biasa pak Tapi bolehkah saya bertanya pak? Apakah teori ini bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari pak? Pak dosen, tugas saya belum selesai pak Bolehkah tugas saya kumpulkan minggu depan ( itupun kalau sudah selesai) pak Sebab saya terlalu sibuk akhir-akhir ini pak Jadi berilah saya tenggat waktu ya pak Pak dosen, kata nya bapak ada rapat pagi ini ya pak Berarti tidak...
Komentar
Posting Komentar